Launching Buku Sanggar Dewata Indonesia 2013

Launching Buku dengan Kartika Affandi
Launching Buku dengan Kartika Affandi

Kelahiran buku ini merupakan obsesi lama Sanggar Dewata Indonesia (SDI) yang harus tersemai. Buku  berjudul “Narasi Sanggar Dewata Indonesia” ini menjadi bahasa personal SDI secara literatur melalui  beragam perspektif untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran dengan khalayak luas. Mengapa kehadiran buku ini menjadi penting, dikarenakan keberadaan SDI dengan berbagai kegiatan kreatif seni budaya yang dilakoni para anggotanya dan pencapaian estetika karya seninya menjadi penanda penting pengaruh dan keberadaan karya-karya eksponennya membentuk atmosfer seni rupa Indonesia dan dunia serta ketangguhan keberadaan sebuah komunitas seni yang dibentuk oleh mahasiswa perantauan Bali di Yogyakarta pada tahun 1970 yang hingga kini diusia 43 tahun masih mampu melaju dengan aktif dan dinamis.

katalog koran_BELAKANG_

Sejarah panjang SDI dengan berbagai buah cipta kreatif anggotanya telah dikoleksi, ditulis, dinyatakan dan disiarkan keberbagai belahan dunia oleh para kolektor, akademisi, kritikus, kurator, peneliti seni, pers dan pelaku dunia pasar seni lainnya. Dengan demikian artinya bahwa keberadaan eksistensi SDI menjadi penting untuk dibedah, dibaca secara tekstual dan faktual melalui penelitian ilmiah, essai jurnal maupun penulisan buku.

Dalam buku ini tulisan dari para penulis diundang khusus oleh editor  I Gede Arya Sucitra (kecuali tulisan almarhum I Gusti Ngurah Bagus) untuk melakukan pembacaan mendalam mengenai eksistensi SDI di dalam ruang seni rupa Indonesia. Para penulis tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu, dan tulisan mereka akan mengantarkan kita ke dunia narasi SDI dari berbagai perspektif meliputi sejarah kelahiran SDI, Manajemen SDI, Dialektika SDI dalam dunia seni rupa Indonesia, Akar Visi Kreativitas SDI, hingga Estetika karya SDI. Tidak terlupakan secara visual akan dilengkapi dengan kekayaan leksikon karya-karya terbaik anggota SDI dalam wujud karya Sketsa.

Membicarakan kesenian SDI tentu tidak bisa terlepas dari ikatan sejarah seni rupa Bali. Kerja editorial ini diawali dengan niatan mengantarkan pemahaman pembaca terhadap posisi eksistensi SDI dan geliat gerakan keseniannya baik lokal, nasional dan internasional, melalui prolog  keberadaan secara umum perkembangan seni rupa Bali dengan konteksnya masing-masing. Prolog periodeisasi seni rupa Bali akan penulis bagi menjadi subbagian seni rupa klasik Bali, seni rupa modern Bali dan seni rupa kontemporer Bali. Ini akan memudahkan pembaca untuk menikmati lebih lanjut bagian-bagian tulisan yang dipaparkan oleh para penulis di halaman selanjutnya yang menjadi narasi lengkap Sanggar Dewata Indonesia.

Untuk lebih lanjutnya tentu menjadi keinginan kami agar anda hadirin pecinta buku seni agar bisa menikmatinya di buku SDI yang pertama ini.

Buku ini dijual untuk umum, untuk itu anda bisa mendapatkan buku ini di Bentara Budaya Yogyakarta dan Galeri Seni ISI Yogyakarta seharga Rp.35.000 perbuku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *